Rabu, 18 September 2013

langkah persiapan

entah mengapa.,.
beberapa hari-hari terakhir sering sekali ditelinga ini didengung-dengungkan perkara-perkara persiapan diri dalam menjunjung masa depan bersama pendamping,
banyak juga diperlihatkan tulisan-tulisan atau status-status (bukan statusisasi atau lainnya (Si vickinisasi)) tapi memang benar-benar tulisan yang menyuruh, mengajak untuk mempersiapkan diri..
bahkan banyak juga diperbincangkan tentang tipe-tipe calon yang akan dijadikan sebagai pendamping, mulai dari perkara fisik, bibit, bebet, bobot atau yang lainnya..
saya tidak tahu apa maksud semua ini???
apakah ini menandakan bahwa kita sudah tidak seharusnya berpikir seperti anak kecil, bertingkah seperti anak kecil atau....
ini lah pertanda bahwa kita telah dewasa yang siap menyongsong masa depan, yang bukan lagi saatnya untuk selalu menengadahkan tangan untuk biaya hidup dari orang tua.
atau inilah saat yang tetap atau momentum yang tepat untuk menjadi pribadi mandiri???
bingung???...memang dan memang harus bingung..
bingung???...ya musti dipikirkan...
kita memang baru masuk usia kepala dua, apakah harus langsung didengung-dengungkan dengan perkara seperti itu??
perkara persiapan diri, memantaskan diri.. itulah yang sudah seharusnya kita pikirkan, mulai dari sekrang dan mulai dari diri kita sendiri..
6 tahun atau 7 tahun kedepan kita harus sudah semaksimal mungkin untuk persiapan menuaikan salah satu sunnah Rasulullah s.a.w. inilah yang menjadi tonggak pemikiran kita untuk ajang mempersiapkan diri..
bukan hal sepelh terkait perkara ini, semuanya dilibatkan, baik itu perkara fisik (kesehatan), mental, finansial, dan lain-lain sehingga ini lah yang menjadi pikiran kita untuk memantaskan dan mempersiapkan diri..
inilah yang mungkin dimaksud oleh kawan-kawan saya terkait persiapan diri dalam jenjang menunaikan sunnah Rasul..
benar dalam suatu status pernah saya baca bahwasanya mendapatkan yang pantas itu baik namun yang terpenting bahwa memantaskan diri itu lebih Wajib hukumnya, tak perlu kita risaukan siapa yang akan jadi calon pendamping kita tapi risaukan lah diri kita, seperti apa kita ini, karena pendamping kita adalah cerminan dari diri kita. manakala kita orang yang baik maka akan baiklah pula pendamping, manakala kita tidak baik maka tidak baiklah pula pendamping kita.. KARENA jelas TUHAN kita telah menyampaikannya dalam kita Al-Quran :
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" (Q.S An-Nur : 26).
tak dapat kita mengelak, tak mampu kita melarikan diri karena inilah yang sesungguhnya..
Masa Depan anda ADA pada diri anda sendiri, Pribadi anda menentukan siapa anda, dan Pendamping anda adalah Cerminan anda..
terima kasih.
Wallahualam bissahawab..
semoga bermanfaat...
*lagi dan lagi tulisan ini saya buat sebgai peringatan bagi diri saya yang masih jauh dari kesempurnaan dan msih butuh semngat dan ghirah dari kawan-kawan terdekat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar